BITUNG, BitungAktual.Online – Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho, S.H., M.H., menghadiri penutupan Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2026 sekaligus memastikan pengamanan hari kedelapan festival berjalan optimal, Sabtu (10/10/2026). Sebanyak 79 personel Polres Bitung dan Polsek jajaran dikerahkan, bersinergi dengan TNI dan instansi terkait untuk menjaga keamanan serta kenyamanan masyarakat, pengunjung, dan wisatawan.
Pengamanan ini menjadi bagian dari komitmen Polres Bitung dalam mendukung kelancaran agenda pariwisata berskala internasional tersebut. Di tengah beragam kegiatan budaya, atraksi bahari, dan hiburan yang menarik perhatian masyarakat, kesiapsiagaan aparat menjadi salah satu unsur penting dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).
Kesiapan personel diawali melalui apel pengecekan pada pukul 08.00 WITA di Mako Satrol Bitung yang dipimpin Wakapolres Bitung Bartholomeus Junov Dambe, S.H.
Setelah apel, personel ditempatkan sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing. Pengamanan mencakup lokasi kegiatan, pemantauan situasi kamtibmas, antisipasi potensi gangguan keamanan, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar kawasan festival.
Dalam pelaksanaannya, Polres Bitung berkoordinasi dengan unsur TNI, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan Dinas Perhubungan. Kolaborasi tersebut diarahkan untuk memastikan seluruh rangkaian acara berlangsung tertib dan masyarakat dapat menikmati festival dengan aman.
Festival Meriah, Budaya dan Bahari Jadi Sorotan
Penutupan FPSL 2026 berlangsung semarak dengan berbagai pertunjukan yang menampilkan kekayaan budaya dan potensi bahari Kota Bitung.
Rangkaian kegiatan meliputi pagelaran puncak festival, penyerahan piagam penghargaan, parade Masamper, Saling Pas x Marpolex, Tuna dan Kolintang Experience, serta konser terbuka yang menghadirkan Mariyos Band, Tedy Salendah, Back Brothers, Coco Lense, dan Ever Salikara.
Sejumlah unsur turut menghadiri kegiatan tersebut, mulai dari perwakilan pemerintah pusat dan daerah, jajaran TNI-Polri, instansi maritim, delegasi Philippine Coast Guard dan Japan Coast Guard, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Bitung, awak media, hingga masyarakat.
Kehadiran berbagai pihak tersebut turut memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam mendukung penyelenggaraan festival sekaligus memperkenalkan potensi wisata Kota Bitung kepada khalayak yang lebih luas.
Kapolres Arie Tegaskan Pentingnya Pelayanan Humanis
Kapolres Bitung AKBP Arie Sulistyo Nugroho menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan festival tidak hanya ditentukan oleh kemeriahan acara, tetapi juga oleh terjaminnya keamanan, keselamatan, dan kenyamanan seluruh pihak yang terlibat.
“Polri hadir untuk memastikan masyarakat dapat menikmati setiap rangkaian kegiatan dengan aman dan nyaman. Kami mengedepankan pelayanan yang humanis, responsif, dan profesional, serta terus memperkuat koordinasi dengan TNI dan seluruh instansi terkait untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas,” demikian pesan Kapolres Bitung dalam keterangan Humas Polres Bitung.
Sejalan dengan hal tersebut, pengamanan tidak hanya difokuskan pada lokasi utama festival. Petugas juga memberikan perhatian terhadap potensi kepadatan lalu lintas dan aktivitas pengunjung di kawasan sekitar kegiatan.
Masyarakat serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) diimbau untuk turut menjaga ketertiban. Pedagang diminta tidak menggunakan trotoar untuk berjualan hingga mengganggu akses pejalan kaki. Pengunjung juga diharapkan mematuhi arahan petugas demi menjaga keselamatan bersama.
FPSL Jadi Momentum Promosi Wisata dan UMKM
Festival Pesona Selat Lembeh merupakan salah satu momentum strategis untuk memperkenalkan kekayaan bahari, budaya, serta potensi pariwisata Kota Bitung kepada masyarakat luas, termasuk wisatawan mancanegara.
Selain menjadi ruang promosi daerah, kegiatan ini juga memberikan kesempatan kepada pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk dan mengembangkan usaha. Aktivitas festival diharapkan turut mendorong perputaran ekonomi masyarakat setempat.
Dengan demikian, keamanan dan kenyamanan selama penyelenggaraan menjadi aspek penting untuk mendukung kelancaran kegiatan sekaligus memberikan pengalaman positif bagi para pengunjung.
Berdasarkan keterangan Humas Polres Bitung, seluruh rangkaian pengamanan hari kedelapan berakhir sekitar pukul 00.30 WITA, Minggu (11/10/2026). Kegiatan dilaporkan berjalan aman dan lancar, sementara situasi kamtibmas terpantau kondusif.
Polres Bitung Ajak Warga Jaga Kondusivitas Saat Pengucapan Syukur
Setelah penutupan FPSL 2026, masyarakat Kota Bitung melaksanakan kegiatan pengucapan syukur pada Minggu (11/10/2026) sebagai momentum kebersamaan dan ungkapan rasa syukur.
Dalam kesempatan tersebut, masyarakat diharapkan terus menjaga keamanan dan ketertiban, memperhatikan kebersihan lingkungan, serta mengutamakan keselamatan selama menjalankan aktivitas.
Polres Bitung mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempertahankan semangat kebersamaan dan toleransi. Pemeliharaan keamanan bukan semata-mata tugas aparat, melainkan tanggung jawab bersama yang membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.
Sinergi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat diharapkan terus terpelihara guna mendukung terciptanya situasi yang aman dan kondusif di Kota Bitung.
Polri Hadir untuk Masyarakat. Polisi Bersama Masyarakat.
(Red_FRT)